Post

ANGKA KONSUMSI IKAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2021

oleh:

Sumartini, S.Pi

Analis Pasar Hasil Perikanan Ahli Madya

Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Lampung

 

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung mencatat angka konsumsi ikan Provinsi Lampung tahun 2021 termasuk kategori hijau dengan perolehan sebesar 34,93 kg/kapita, tumbuh sebesar 0,46 % dibandingkan  tahun sebelumnya yang mencapai 34,77 kg/kapita.

Berdasarkan wilayahnya, angka konsumsi ikan tertinggi berada di Kota Bandar Lampung sebesar 43,82 kg/kapita dan Kabupaten Tulang Bawang berada di urutan kedua dengan angka konsumsi ikan sebesar 41,68 kg/kapita.

Sementara itu, angka konsumsi ikan terendah di Kabupaten Pringsewu sebesar 28,03 kg/kapita. Di atasnya ada Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan angka konsumsi ikan sebesar 29,99 kg/kapita. 

Secara umum tingkat konsumsi ikan di kabupaten/kota di Provinsi Lampung masuk dalam kategori hijau/tinggi, yaitu diatas 31,4 kg/kapita kecuali Kabupaten Pringsewu, Tulang Bawang Barat dan Pesawaran termasuk kategori kuning/sedang dengan angka konsumsi ikan berkisar 20 – 31,4 kg/kapita. 

Secara tren, sejak tahun 2018 sampai tahun 2021 angka konsumsi ikan Provinsi Lampung meningkat setiap tahunnya mencapai 8,11 %. Pada 2015, angka konsumsi ikan Provinsi Lampung hanya sebesar 27,68 kg/kapita. Ini artinya, angka konsumsi ikan Provinsi Lampung 2021 naik sekitar 26,19% dibandingkan pada 8 tahun lalu.

Agka konsumsi ikan di Provinsi Lampung tercatat mengalami kenaikan tertinggi sebesar 16,29% menjadi 33,05 kg/kapita pada 2017. Sementara itu, kenaikan angka konsumsi ikan terendah terjadi pada 2021 yang hanya sebesar 0,46 % menjadi 34,93 kg/kapita.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan konsumsi ikan antara lain dengan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS),  diversifikasi produk hasil perikanan kekinian yang disukai oleh remaja dan anak-anak, serta pemberian bantuan budikdamber (budidaya ikan dalam ember) dengan tujuan agar kebutuhanikan bisa dipenuhi sendiri dari rumah tangga.